Cara daftar SATUSEHAT untuk pemilik vila dan homestay di Bali: gambaran umum
SATUSEHAT adalah ekosistem digital Kementerian Kesehatan yang mengintegrasikan data kesehatan, termasuk data tamu, tenaga kesehatan, dan layanan kesehatan di fasilitas non-rumah sakit seperti vila dan homestay.
Untuk pemilik vila dan homestay di Bali, pendaftaran SATUSEHAT penting jika Anda:
Melakukan tes antigen/PCR di lokasi vila bekerja sama dengan fasilitas kesehatan.
Menyediakan layanan kesehatan dasar dengan tenaga kesehatan yang terdaftar.
Perlu integrasi data dengan fasilitas kesehatan yang sudah terhubung ke SATUSEHAT.
Panduan ini fokus pada cara daftar akun SATUSEHAT Platform (portal pengembang/institusi) serta persiapan bila Anda ingin menghubungkan sistem vila/homestay ke SATUSEHAT.
Langkah 1 – Siapkan data dan dokumen usaha vila/homestay Anda
Sebelum membuka situs SATUSEHAT, siapkan informasi dan dokumen berikut agar proses pendaftaran lebih lancar:
Data legal usaha:
Nama legal badan usaha (PT, CV, Yayasan, atau usaha perorangan).
Nomor Induk Berusaha (NIB) dan/atau izin pariwisata dari OSS/instansi terkait.
Alamat lengkap vila/homestay (sertakan nama desa, kecamatan, kabupaten di Bali).
Kontak resmi:
Alamat email institusi, misalnya: it@namavilla.com atau admin@namahomestay.com.
Nomor telepon yang aktif (bisa nomor kantor atau manajer operasional).
Struktur organisasi sederhana:
Nama penanggung jawab (owner/GM).
Nama PIC IT, jika ada, atau staf yang akan mengelola akun SATUSEHAT.
Data sistem yang digunakan:
Jika Anda memakai PMS (Property Management System) atau sistem reservasi sendiri, catat nama vendor dan jenis sistem (cloud, on-premise).
Informasi ini nanti berguna ketika tim IT Anda atau vendor ingin melakukan integrasi API dengan SATUSEHAT.
Langkah 2 – Buat akun SATUSEHAT Platform
Untuk bergabung dengan ekosistem SATUSEHAT, Anda harus memiliki akun di SATUSEHAT Platform (Portal Developer SATUSEHAT). Proses ini dilakukan melalui browser.
Masuk ke laman SATUSEHAT Platform:
Buka browser dan akses laman platform SATUSEHAT.
Klik tombol “Masuk”, lalu pada halaman login pilih tombol “Daftar” untuk membuat akun baru SATUSEHAT Platform.[2]
Mengisi formulir “Buat Akun Portal Developer SATUSEHAT Platform”:
Masukkan alamat email institusi yang sudah Anda siapkan. Panduan resmi merekomendasikan email resmi institusi, bukan email pribadi.[2]
Masukkan nomor telepon aktif. Disarankan nomor telepon institusi, boleh juga nomor penanggung jawab atau tim IT.[2]
Isi kata sandi yang kuat sesuai ketentuan (kombinasi huruf, angka, dan karakter).
Mengisi Form Pendaftaran dan Survei Pengguna:
Formulir terbagi menjadi dua bagian: Pendaftaran dan Survei Pengguna.[2]
Pada bagian Pendaftaran, isi data identitas institusi, nama organisasi, jabatan, serta tujuan penggunaan SATUSEHAT (misalnya untuk integrasi layanan kesehatan di vila/homestay).
Pada bagian Survei Pengguna, jawab pertanyaan terkait profil pengguna, jenis institusi, dan kebutuhan integrasi.
Membuat akun dan aktivasi email:
Setelah semua kolom terisi, klik tombol “Buat Akun”.[2]
Sistem akan menampilkan laman “Aktivasi email Anda” dan mengirim tautan aktivasi ke email yang Anda daftarkan.[2]
Buka email dari SATUSEHAT, lalu klik tombol “Aktifkan akun”.[2]
Jika email aktivasi tidak masuk, gunakan fitur “Kirim ulang tautan” di halaman SATUSEHAT.[2]
Alternatif aktivasi:
Jika tombol tidak berfungsi, salin URL tautan aktivasi di badan email dan tempel di browser.[2]
Setelah aktivasi berhasil, coba login kembali ke laman SATUSEHAT Platform dengan email dan kata sandi yang sudah dibuat.[2]
Langkah 3 – Lengkapi profil institusi vila/homestay
Setelah berhasil masuk ke portal SATUSEHAT Platform, pastikan profil Anda lengkap dan sesuai data usaha vila/homestay.
Masuk ke Beranda dan profil:
Setelah login, Anda akan diarahkan ke halaman Beranda SATUSEHAT Platform.[2]
Klik ikon profil di pojok layar untuk melihat dan mengedit profil Anda.[2]
Lengkapi identitas institusi:
Isi nama institusi sesuai legalitas (misalnya PT yang menaungi vila/homestay).
Isi jenis institusi; jika tidak ada kategori khusus untuk vila/homestay, gunakan kategori yang paling mendekati seperti institusi non-fasilitas kesehatan yang membutuhkan integrasi data.
Masukkan alamat lengkap di Bali, termasuk kode pos.
Tambahkan nomor telepon kantor dan alamat email resmi.
Kontak penanggung jawab:
Isi nama lengkap pemilik atau general manager.
Isi posisi/jabatan (Owner, General Manager, Operation Manager, atau sejenis).
Pastikan nomor telepon seluler penanggung jawab aktif untuk verifikasi lanjutan jika dibutuhkan.
Langkah 4 – Memahami pendaftaran fasilitas ke SATUSEHAT
Secara prinsip, fasilitas yang wajib terhubung SATUSEHAT adalah fasilitas kesehatan (faskes) seperti rumah sakit, klinik, puskesmas, dan laboratorium.[6]
Jika vila/homestay Anda hanya menyediakan akomodasi tanpa layanan kesehatan, biasanya Anda tidak mendaftar sebagai “fasilitas kesehatan”.
Namun, jika Anda:
Bekerja sama dengan klinik/lab untuk layanan tes di vila.
Menyediakan klinik kecil in-house dengan tenaga kesehatan.
Mengelola lebih dari satu properti dengan satu unit layanan kesehatan internal.
Maka yang perlu mendaftar sebagai fasilitas satusehat adalah:
Fasilitas kesehatan mitra (klinik/lab) milik pihak ketiga.
Unit layanan kesehatan internal (jika berbadan hukum sebagai faskes).
Proses pendaftaran fasilitas kesehatan ke SATUSEHAT secara umum mencakup:
Mengisi formulir pendaftaran online yang berisi identitas institusi, jenis layanan, dan data teknis integrasi.[6]
Mempersiapkan sistem informasi kesehatan yang dapat terhubung lewat API SATUSEHAT.
Untuk pemilik vila/homestay di Bali, langkah praktisnya adalah:
Pastikan mitra klinik atau lab Anda sudah terhubung ke SATUSEHAT.
Pastikan alur layanan tamu di vila (misalnya tes antigen di kamar) dicatat dalam sistem mitra faskes, bukan di sistem vila biasa.
Langkah 5 – Integrasi sistem vila/homestay dengan SATUSEHAT
Banyak vila dan homestay di Bali memakai PMS atau booking engine untuk mengelola reservasi dan profil tamu. Sistem ini bukan sistem kesehatan, tetapi bisa terlibat bila:
Ada modul check-up, medical visit, atau layanan kesehatan privat bekerja sama dengan faskes.
Anda ingin menyiapkan integrasi data dengan mitra klinik/lab.
Secara teknis, alur integrasi biasanya seperti ini:
Vendor sistem atau tim IT Anda mendaftar sebagai developer di SATUSEHAT Platform (langkah yang sudah Anda lakukan di atas).[2]
Developer mempelajari dokumentasi API SATUSEHAT untuk skenario yang relevan.
Developer membangun koneksi dari sistem vila/homestay ke sistem klinik/lab atau langsung ke SATUSEHAT sesuai perjanjian kerja sama.
Untuk pemilik vila/homestay yang tidak punya tim IT, Anda dapat:
Meminta bantuan vendor PMS untuk integrasi.
Menggunakan jasa konsultan pihak ketiga yang berpengalaman dengan SATUSEHAT.
Estimasi biaya integrasi SATUSEHAT bagi vila dan homestay
Pendaftaran akun SATUSEHAT Platform tidak memungut biaya dari Kementerian Kesehatan.
Biaya umumnya muncul di sisi pengembangan sistem dan konsultan.
Perkiraan kisaran biaya (bisa berbeda menurut vendor dan kompleksitas):
Jasa pengembangan integrasi dasar (API, mapping data sederhana):
Kisaran: IDR 10.000.000 – 30.000.000 (sekitar USD 650 – 2.000, tergantung kurs dan ruang lingkup).
Untuk vila kecil 5–10 kamar dengan volume rendah, integrasi bisa lebih sederhana.
Konsultasi dan pendampingan SATUSEHAT:
Beberapa konsultan mematok fee harian/ paket; contoh: IDR 3.000.000 – 7.000.000 per hari (sekitar USD 200 – 450).
Paket pelatihan staf front office dan manajemen:
Berkisar IDR 5.000.000 – 15.000.000 per sesi (USD 325 – 1.000) tergantung jumlah peserta dan materi.
Biaya server atau peningkatan infrastruktur IT (jika diperlukan):
Tambahan IDR 2.000.000 – 10.000.000 (USD 130 – 650) untuk upgrade perangkat, jaringan, atau lisensi software.
Kisaran ini bukan tarif resmi pemerintah, melainkan gambaran umum harga jasa IT di pasar Indonesia.
Tips praktis bagi pemilik vila dan homestay di Bali
Gunakan email institusi sejak awal:
Ini memudahkan pengelolaan akun dan pergantian staf tanpa kehilangan akses.[2]
Tunjuk satu PIC SATUSEHAT:
Pilih staf yang terbiasa dengan IT dan administrasi untuk mengelola akun, berkoordinasi dengan vendor dan mitra klinik/lab.
Pastikan compliance dan privasi data tamu:
Jika ada data kesehatan tamu, pastikan pengelolaan data mengikuti regulasi perlindungan data dan tidak disebarkan di luar sistem resmi.
Bangun MoU jelas dengan mitra klinik/lab:
Atur tanggung jawab pencatatan layanan kesehatan tamu di sistem mitra yang sudah terkoneksi ke SATUSEHAT.
Siapkan SOP internal:
Buat SOP tertulis, misalnya: alur ketika tamu membutuhkan tes antigen, siapa yang menginput data, dan bagaimana koordinasi dengan klinik/lab.
Ringkasan langkah daftar SATUSEHAT untuk vila/homestay
Persiapkan data legal dan kontak resmi usaha vila/homestay Anda.
Buat akun SATUSEHAT Platform melalui laman resmi dan aktivasi via email.[2]
Lengkapi profil institusi sampai semua identitas dan kontak terisi.[2]
Koordinasi dengan mitra klinik/lab yang akan terhubung langsung sebagai fasilitas kesehatan.[6]
Jika dibutuhkan, siapkan integrasi antara sistem vila/homestay dengan sistem mitra atau langsung dengan SATUSEHAT melalui vendor/developer.
Perhitungkan biaya integrasi dan pelatihan dalam IDR dan USD untuk perencanaan anggaran.